Oleh: By Gazali Zega
Coretan Dinding di Bulan Desember 2018
Rabu, 26-12-2018 - 09:16:14 WIB 👁 32399
By Gazali Zega
TERKAIT:
 
  • Coretan Dinding di Bulan Desember 2018
  •  

    Muncul kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri pada diri saya, dikala saya berdiri tegak dan terlena dipintu gerbang pelabuhan angin Kota Gunungsitoli. Saya terpaku dan hampir tak percaya ketika melihat saudara-saudara kita begitu pesatnya berbondong-bondong keluar dari pintu gerbang pelabuhan dan terlihat  rona kebahagiaan pada mereka. Kendatipun tampak sedikit rasa kecapean, mabuk diperjalanan, namun semuanya tertutupi oleh rasa bahagia pada diri mereka, bertemu dengan keluarga tercinta, handai tolan, sahabat karib, serta sanak famili. Hati bergumam, ternyata masyarakat Nias diluar sana, jumlahnya hingga berlaksa-laksa.
    Namun ......keberadaan mereka di tanah kelahiran sendiri, hanyalah sesaat dan tidak untuk berlama-lama. Mengapa.....???

    Itu sebuah pertanyaan yang tidak mampu untuk di jawab.
    Mengapa saudara-saudara kita seakan tidak betah untuk tinggal di tanah kelahiran sendiri, mereka seakan-akan benci, mereka seakan-akan tidak percaya diri untuk bertahan hidup di Kepulauan Nias, Ada apa ????

    Sebentar lagi air mata tidak terbendung apabila saatnya nanti saudara-saudara kita masuk gerbang pelabuhan untuk kembali melangkahkan kaki dari Pulau Nias tercinta, kita tidak bisa menghentikan langkah mereka, kita hanya bisa memandang dari jauh seraya melambaikan tangan ketika terompet kapal berbunyi menandakan kapal siap untuk berlayar.

    Ternyata.....banyak tuntutan yang mereka hadapi; mereka butuh makan, mereka butuh pekerjaan untuk menyambung hidup, mereka butuh uang untuk anak sekolah, mereka butuh kesenangan, kesejahteraan, semuanya itu adalah tuntutan hidup dan tantangan yang harus ditempuh. Intinya.....adakah sumber pendapatan yang memadai yang bisa mereka dapat di pulau Nias ? Adakah sumber pencarian untuk menyambung hidup mereka ? Menyekolahkan anak, mendapatkan hidup layak ?

    Jawabnya "ADA"....., jelaskan :
    Kepulauan Nias memiliki lima Kepala Daerah, yaitu : Kota Gunungsitoli, Kab. Nias, Kab. Nias Selatan, Kab. Nias Barat, dan Kab. Nias Utara. Setiap tahunnya memiliki anggaran dari pusat. Singkat saja :

    Apabila kelima Kada bersepakat untuk memanfaatkan lahan tidur/lahan kosong/hutan, untuk membuka suatu lahan perkebunan, yang pada akhirnya nanti dapat mendirikan industri, maka teratasilah angka pengangguran dan bertambahnya pendapatan daerah.

    Apabila kelima Kada ini bersepakat untuk merencanakan untuk membeli 2 unit kapal laut, dan 2 buah maskapai penerbangan, maka teratasilah angka pengangguran, bertambahnya hasil pendapatan Daerah.

    Apabila kelima Kada bersepakat untuk membentuk BUMD disetiap Daerah contohnya mengambil dari luar bahan bangunan seperti : Besi, semen, aspal, dll yang kemudian dijual kepada pihak rekanan/pemborong, maka teratasilah angka pengangguran dan bertambahnya pendapatan daerah dari keuntungan harga barang.

    Apabila Kada sepakat untuk mengolah secara langsung lahan sawah milik masyarakat, bukan dengan cara membagi-bagi bibit, namun sifatnya bagi hasil dengan pemerintah maka terwujudlah kesejahteraan rakyat, tanpa harus membayar PPL. Contohnya: dalam satu Desa terdapat lahan tidur/sawah seluas 100 ha, lahan tersebut dimiliki oleh beberapa keluarga.

    Dalam 100 ha tersebut karena yg mengelola langsung adalah pemerintah, maka hasil dari 100 ha dibagi 60% / 40%. Disamping masyarakat tidak terikat dengan pekerjaan tersebut, mereka tetap dapat hasil kendatipun dibagi. Karna pekerjaan tetap mereka seperti motong karet, atau ikut kerja di proyek tidak terganggu, ataupun mereka kerja untuk mengolah lahan tidur tapi di gaji oleh pemerintah karna hasilnya nanti dibagi.

    Apabila Kada menginstruksikan kepada setiap sekolah melarang pemungutan uang komite, maka terwujudlah nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat pulau Nias.

    Apabila kelima Kada bersepakat untuk meracik tuak suling menjadi minuman berkelas dan berlebel, sehingga bisa menjadi produksi export dengan memiliki aroma yang bernilai dan berdaya saing didunia internasional, maka pengelola tuak suling akan sejahtera, dan masyarakat yang memiliki uang sekalipun, mulai berpikir tujuh keliling karena harga tuak suling harganya selangit.
    Semoga coretan ini dapat menjadi aspirasi yang bisa dikembangkan. Terima kasih kepada pembaca, teriring salam  "Ya'ahowu".



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
  • Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
  • Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
  • Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    03 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    04 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    05 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    06 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
    07 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
    08 Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
    09 Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
    10 Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
    11 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas,Satlantas Polres Siak Gencar Lakukan Kegiatan Preemtif dan Edukasi
    12 Ungkap Kasus Perdagangan Emas Ilegal Lintas Negara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tangkap WNA India di Solok
    13 Polresta Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Sembako dan Stabilitas Harga di Pasar Sail
    14 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    15 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    16 Dirlantas Polda Riau Berikan Dari Helm SNI Hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru
    17 Semangat Pengabdian Membara, Kapolres Kampar Pimpin Khidmat Upacara Hari Juang Polri: Tingkatkan Profesionalisme Demi Masyarakat
    18 Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis Bagi Masyarakat Pesisir
    19 Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
    20 Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat
    21 Polantas Karib Sambangi SD Muhammadiyah 3, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
    22 Polantas Karib Disambut Senyum Anak-Anak, Ditlantas Polda Riau Tanamkan Keselamatan dan Cinta Lingkungan Sejak Dini
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com