DPRD Pekanbaru Sorot Kinerja Damkar saat Kebakaran MPP
Senin, 06-03-2023 - 21:00:58 WIB š 4525
 |
| Foto: Kebakaran MPP |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Musibah kebakaran yang terjadi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Minggu (5/3/2023) kemaren masih menyisakan keprihatinan berbagai pihak.
Namun di satu sisi gerak cepat dan kinerja pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru dalam menaklukkan si jago merah juga masih menjadi pertanyaan publik.
Seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Pangkat Purba SH yang sangat menyayangkan, dimana posisi pusat pelayanan publik yang berada di pusat kota namun lamban dijangkau pihak Damkar sehingga kebakaran hebat tak terelakkan.
"Kita prihatin dan sangat menyayangkan terjadinya kebakaran di kantor walikota lama ini. Di sini kita menyoroti percepatan dari Damkar, padahal kantornya itu letaknya sama-sama di pusat kota dan lagi pula jaraknya juga tidak terlalu jauh dari MPP tapi kenapa kantor pemerintahan sendiri tidak bisa terselamatkan. Insiden ini tentu menjadi tanda tanya bagi khalayak," kata Pangkat, Senin (6/3/2023).
Atas insiden kebakaran ini, Pangkat mendorong DPKP Kota Pekanbaru untuk dapat membenahi kesiapan armada dan personel yang dikerahkan untuk memadamkan api.
Ditambah lagi, belakangan ini di Kota Pekanbaru telah terjadi musibah kebakaran di tiga lokasi yakni Pasar Cik Puan, pemukiman penduduk di Jalan Pangeran Hidayat dan MPP Pekanbaru.
"Kantor pemerintahan saja bisa terbakar, bagaimana kalau rumah warga yang kebakar? Kesiapan dan kesigapan dari DPKP ini harus betul-betul dibenahi agar peristiwa kebakaran bisa teratasi dan cepat dipadamkan," tegasnya.
Pangkat yang duduk sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru ini juga berharap polisi dapat mengusut tuntas penyebab kebakaran MPP Pekanbaru tersebut.
"Pihak berwajib harus cepat menyelidiki kebakaran ini. Sangat disayangkan kenapa hal ini bisa terjadi dan kenapa tidak bisa terselamatkan karena banyak dokumen dan arsip-arsip penting di dalam itu yang mesti diselamatkan. Tapi tidak ada satupun yang bisa terselamatkan," tutupnya.
Komentar Anda :