Polisi Plin Plan, Pelaku Setan Botak Perlak Yang Ditangkap Tukang Ojek
SABTU, 01-09-2018 - 14:23:07 WIB 👁 55755
Bripka Anumerta Faisal Ternyata Di Tembak Oleh KKB " Setan Botak Perlak", Polisi Minta 2 DPO Segera Menyerahkan Diri

TERKAIT:
 
  • Polisi Plin Plan, Pelaku Setan Botak Perlak Yang Ditangkap Tukang Ojek
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH UTARA- Kepolisian Resor Aceh Utara melakukan jumpa pers terkait Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Faisal,  anggota satreskrim Polres Aceh Utara, di mana pada minggu 26 Agustus 2018 lalu di desa Bantayan kecamatan Seunuddon yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata ” Setan Botak Perlak. “

    Dalam Jumpa Pers yang berlangsung di aula tribrata di Lhoksukon, Kapolres Aceh Utara Ian Rizkian Milyardin menjelaskan, dalam pembunuhan Bripka Faisal, ada 7 tersangka yang terlibat, di mana ketujuh tersangka itu merupakan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di perairan Aceh.

    Adapun ketujuh tersangka KKB “Setan Botak Peureulak”. Yakni, Zulkifli alias Botak yang sudah tewas pada saat penangkapan di desa matang kupula, Samsul Bahri alias Mancho meninggal pasca penangkapan , Mukhtarmidi alias Tar alias Midi saat ini dalam perawatan medis di RSUD Cut Meutia, Lhokseumawe, Darwin alias Wen dan M. Arief Munandar alias Arep. sedangkan Dua tersangka lainnya masih DPO (buron), yaitu TM alias Dek Gam dan Adi.

    “Kami imbau kepada kedua tersangka itu agar menyerahkan diri. Apabila mereka menyerahkan diri, tentunya akan ada keringanan hukuman, namun proses hukum akan tetap dilaksanakan,” kata Ian

    Ian Rizkian menyebutkan, tersangka Mukhtarmidi dibawa ke RSUD Cut Meutia, Jumat pagi, karena dalam kondisi sakit.

    Sementara,  Kasat Reskrim Iptu Rezky Kholiddiansyah, mengatakan, bahwa untuk tersangka samsul bahri alias Macho yang meninggal pasca penangkapan, di mana pada saat penangkapan tersangka samsul sempat melakukan perlawanan.

    Para pelaku akan dijerat pasal 354, jo pasal 338, jo pasal 170, jo pasal 55 KUHPidana, jo pasal 1 ayat 1dan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata api ,

    Namun. dalam jumpa pers tersebut turut di hadirkan Tersangka Darwin dan Arief Munandar,  ditunjukkan barang bukti senjata api AK-56, puluhan butir peluru, satu granat manggis, satu granat nanas, sejata revolver milik Bripka Faisal, magasin, sejumlah pakaian milik tersangka,

    Selain itu, turut dihadirkan juga dua tukang ojek atau RBT yang sebelumnya sempat diamankan, tapi kemudian dipulangkan ke keluarganya masing-masing, yaitu Faisal, warga Gampong Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, dan Syahrul, warga Gampong Meunasah Asan, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

    Sementara satu tukang ojek lainnya, Bahagia, warga Gampong Meunasah Asan, Madat, tidak hadir. Kedua tukang ojek itu hadir dengan didampingi perangkat gampong.

    “Jadi pada saat itu ada sebuah perahu yang terdampar di kawasan tersebut. Jadi warga setempat merasa curiga kalau mereka ada membawa narkoba, kecurigaan itu diperkuatkan dengan dilihatnya tas yang berisikan senjata api,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

    Karena merasa takut, warga setempat melaporkan kecurigaan itu kepada pihak kepolisian, saat itu karena lokasinya dekat, Bripka Anumerta Faisal mendatangi lokasi itu untuk menyelidiki, akan tetapi nahasnya ia ditembak oleh komplotan tersebut hingga meninggal dunia.

    “Sebelumnya kami menginformasikan kalau Bripka Anumerta Faisal tewas karena mengalami luka tusuk, namun fakta sebenarnya, ia ditembak oleh komplotan tersebut sebanyak tiga kali tembakan,” ujar Kapolres

    Kapolres menambahkan, sebelumnya media sempat mengabarkan kalau ada enam orang komplotan yang ditangkap, sebenarnya seluruhnya delapan orang, dua meninggal, tiga masih ditahan, dan tiga lagi dibebaskan karena tidak terlibat dalam komplotan tersebut.

    “Dua tersangka meninggal SA dan ZU, yang masih kami tahan berinisial DA, AR dan TA, sementara yang dibebaskan merupakan RBT bernama, Faisal, Syahrul dan Bahagia,” jelasnya.

    Saat penangkapan terjadi, ZU tewas di tempat karena mencoba melemparkan granat ke kaki Kompol Suwalto, karena itu petugas melepaskan tembakan hingga tewas. Sementara SA meninggal karena saat itu mencoba melawan petugas dengan menusuk Bripda A menggunakan pisau, sehingga petugas melawannya sehingga terpental dan jatuh keparit.

    “Kepalanya terbentur ke tembok, dan kami sudah visum, sehingga membuat pelaku kritis dan meninggal dunia di rumah sakit,” tutupnya. (rkc/so).



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
  • Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
  • Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
  • Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    03 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    04 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    05 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    06 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    07 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    08 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    09 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    10 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    11 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    12 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
    13 Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
    14 Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemko Pekanbaru Gelar Bimtek DTSEN Bagi Operator Puskessos
    15 Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
    16 Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
    17 Komisi V DPRD Provinsi Riau Mengadakan Hearing Tentang Perda Tanah Ulayat Bersama LAM Riau dan Kanwil BPN Riau
    18 Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Deteksi Dini
    19 Atasi Banjir, Pemko Pekanbaru Gesa Pembangunan Drainase di Jalan Embun Pagi
    20 Weekend, Ciptakan Lalu Lintas Aman, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
    21 Rutan Pekanbaru dan Kemenag Kota Pekanbaru Bersinergi Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
    22 Kakanwil Ditjenpas Riau Beri Penguatan Tupoksi dan Integritas Bagi Petugas Rutan Kelas IIB Dumai
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com