Perebutan Lahan KUD Iyo Basamo DesaTerantang Puluhan Warga Berdarah
Senin, 20-06-2022 - 12:09:07 WIB 👁 20581
Photo: Masyarakat DesaTerantang Para Korban Penganiayaan Diduga Para Preman Bayaran, Minggu. (19/6/2022)
TERKAIT:
 
  • Perebutan Lahan KUD Iyo Basamo DesaTerantang Puluhan Warga Berdarah
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Puluhan warga Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau karena mengalami luka-luka sangat menyedihkan, di perkirakan  jam 15.wib, Minggu (19/6/2022).

    " Telah terjadi penyerangan diduga para pelaku penyerangan warga desa Terantang tersebut adalah orang suruhan hermayalis.  Dan warga banyak menjadi korban kebringasan, " orang-orang suruhan nya.

    Berdasarkan Informasi dilapangan sebagian dari mereka mengalami luka di bagian kepala. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak turut menjadi korban dalam insiden yang diduga konflik dipicu terkait lahan tersebut. Sudah bertahun-tahun,

    Hal ini terlihat dari video berdurasi 1 menit 42 detik jelas terjadinya bentrokan antara warga terantang diduga dianiaya  dengan sejumlah orang yang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam bahkan membawa samurai.

    Seorang wanita di video itu terlibat baku hantam serius dengan pria menggunakan helm hitam , pria itu memukul wanita itu dengan sebuah kayu lantas direbut kayu tersebut oleh ibu - ibu itu.

    Tampak jelas kericuhan terjadi di kedua belah pihak, sementara di lokasi terjadi pertikaian pihak TNI berusaha melerai guna mengantisipasi timbul korban jiwa, akan tetapi suasana semakin memanas di lokasi tersebut.

    "Akibat dari insiden itu sejumlah warga mengalami luka luka terkena senjata tajam dari pihak orang yang tidak dikenal, hingga puluhan orang dilarikan ke RS. Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan proses visum dan perawatan intensif.

    Hingga saat ini, rombongan korban konflik masih berada di RS Bhayangkara dan korban akan membuat laporan ke Polda Riau .

    Iskandar Halim Munte.SH.MH selaku Pendamping hukum masyarakat desa Terantang , mengatakan kita akan melaporkan hal ini ke Polda Riau untuk diproses hukum

    Sangat disayangkan padahal warga Terantang merupakan pemilik sah kebun tersebut , sebanyak 200 anggota kelompok tani yang tidak dibayarkan haknya oleh Hermayalis.

    Diduga yang melakukan penganiayaan terhadap ibu - ibu dan anak anak adalah preman- preman bayaran diduga disuruh Hermayalis , besok pihak kami akan melaporkan perihal ini kepada Komnas HAM dan Komnas Perempuan dan Perlindungan Anak.

    Pasal yang akan dikenakan kedepan terkait ini adalah penganiayaan, proses hukum kita akan serahkan ke pihak Kepolisian yakni Polda Riau .  Tuntutan para pelaku penganiayaan dapat di proses hukum sesuai peraturan dan perundang - undangan yang berlaku.

    Diharapkan Kapolda Riau, dapat mengambil tindakan tegas dan menegakkan supremasi hukum dibumi lancang kuning Provinsi Riau . tangkap aktor intelektual dibalik peristiwa berdarah ini. Ungkapnya.

    Editor:  Jasril Chaniago



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
  • Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
  • Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
  • Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    03 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    04 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    05 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    06 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    07 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    08 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    09 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    10 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    11 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    12 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    13 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    14 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    15 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    16 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    17 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    18 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    19 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    20 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    21 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    22 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com