SMAN 2 Rambah Hilir Rohul Bantah Wajibkan Siswi Non Muslim Berjilbab
selasa, 28-08-2018 - 14:23:07 WIB 👁 66909

TERKAIT:
 
  • SMAN 2 Rambah Hilir Rohul Bantah Wajibkan Siswi Non Muslim Berjilbab
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL- Kepala SMA Negeri 2 Rambah Hilir Berwawasan Unggulan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Nurman S.Pd, memberikan klarifikasi soal siswi non muslim memakai jilbab atau hijab di sekolahnya.

    Nurman mengatakan jilbab sudah menjadi bagian dari seragam siswi di SMAN 2 Rambah Hilir, apalagi Rohul merupakan bagian dari Provinsi Riau yang kental dengan budaya melayu.

    Meski sudah menjadi bagian dari seragam, diakui Nurman, tidak ada paksaan dari tenaga pendidik SMAN 2 Rambah Hilir ‎agar siswi memakai jilbab ke sekolah.

    "Kami tak pernah ada aturan wajib jilbab, cuma selaku pendidik, maklumlah kita ini di daerah melayu, memang jilbab sudah umum. Demi memotivasi anak tentu kami sampaikan, untuk meningkatkan budaya sekolah kita. Tapi jilbab tidak wajib," jelas Nurman menjawab riauterkini.com, Senin malam (27/8/2018).

    Nurman menerangkan budaya jilbab sudah ada sejak SMAN 2 Rambah Hilir berdiri sekitar 2002 silam. Tenaga pendidik juga tidak pernah menghukum atau memberi sanksi‎ kepada siswi non muslim yang tidak memakai jilbab atau menegurnya.

    Diakuinya, tidak ada aturan tertulis yang mengharuskan siswi non muslim memakai jilbab di SMAN 2 Rambah Hilir selama ini.‎ Namun karena Rohul merupakan daerah melayu, maka jilbab menjadi salah satu ciri khas seragam siswi.

    ‎"Dan kita pun (tenaga pendidik) tidak pernah memandang agama,‎" ujarnya.

    ‎Ia mengatakan sebelum menjabat Kepala SMAN 2 Rambah Hilir, dirinya juga mengajar di sekolah ini sejak lama. Seingatnya, ia atau tenaga pendidik lain juga belum pernah menegur siswi non muslim yang tidak memakai jilbab.

    Nurman bertemu dengan tiga orang tua siswi non muslim, seperti Jumas Sinaga ayah dari siswi Rista Pintaria, Pardamean Simbolon ayah dari siswi Roito Ilfiana boru Simbolon, dan Nurmaida boru Sihotang selaku ibu dari siswi bernama Raimana Simanjuntak.

    Pada pertemuan Senin petang hingga malam hari tersebut, Nurman telah menyampaikan kepada orang tua siswi non muslim bahwa pihak sekolah tidak pernah mewajibkan jilbab pada anak-anak mereka. Ia juga persilahkan siswi non muslim tidak memakai jilbab ke sekolah.

    "Memang inti kita mendidik bukan pakaian sesungguhnya, yang penting datang ke sekolah. Tetapi karena anak selama ini sudah punya pakaian warna demikian tentu kita pelihara, dan selama ini tidak ada yang komplain," ungkap Nurman, dan mengaku ada sekira 43 siswa dan siswi non muslim di sekolahnya, namun tetap diperlakukan sama dengan pelajar lain.

    "Walau bagaimana pun, pakaian‎ itu kan penampilan sebuah sekolah, kebanggaan bagi mereka. Dan kami didik anak selalu bangga dengan sekolahnya agar mereka semangat," terusnya.

    ‎Nurman mengaku selama ini‎ belum ada orang tua siswi non muslim yang keberatan anaknya memakai jilbab ke sekolah.‎ Kecuali belum lama ini, ada seorang orang tua siswi yang keberatan.

    "Jadi memakai jilbab bukan aturan tertulis," tegas Nurman lagi. Ia juga mengatakan sebagian besar siswi non muslim bahkan senang memakai jilbab, seperti‎ dilakukan para senior dan alumni mereka.

    Orang Tua Siswi tidak Keberatan

    ‎Sementara itu Jumas Sinaga selaku ayah dari Rista Pintaria boru Sinaga mengaku kaget dipanggil pihak sekolah pada Senin petang (27/8/2018) itu.

    Jumas mengatakan sejak anaknya masuk di SMAN 2 Rambah Hilir tidak ada aturan atau paksaan dari pihak sekolah untuk memakai jilbab.

    "Kalau dia memakai jilbab, mungkin karena sudah budaya di sekolah ini. Dan kami pun tidak keberatan mereka memakainya," jelas Jumas, dan mengaku sangat kaget saat dipanggil agar datang ke sekolah, sebab sore hari kemarin dirinya tengah mandi di sungai.

    ‎Jumas mengaku tidak akan melarang putrinya memakai jilbab, bahkan akan meminta anaknya untuk menuruti peraturan sekolah.

    ‎"Nanti di rumah saya akan bilang ke anak saya agar memakai pakaian biasa, Senin pakaian apa, Rabu pakaian apa, sesuai peraturan sekolah," katanya.

    Jumas mengaku meski putrinya memakai jilbab di sekolah, namun anaknya tidak mengikuti ajaran agama lain, sebab mereka tetap mendapatkan pelajaran kristen di SMAN 2 Rambah Hilir.

    "Itu kebudayaan (memakai jilbab). Sebenarnya pelajaran nasrani pun ada di sini (di sekolah)," pungkas Jumas. Persoalan ini mencuat setelah muncul di media sosial kritikan atas pemakaian jilbab oleh siswi-siswi non muslim di sekolah itu.(rtc/so)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
  • Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
  • Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
  • Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
    03 Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
    04 Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
    05 Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
    06 Komisi V DPRD Provinsi Riau Mengadakan Hearing Tentang Perda Tanah Ulayat Bersama LAM Riau dan Kanwil BPN Riau
    07 Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin, Keamanan, dan Deteksi Dini
    08 Weekend, Ciptakan Lalu Lintas Aman, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
    09 Rutan Pekanbaru dan Kemenag Kota Pekanbaru Bersinergi Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
    10 Kakanwil Ditjenpas Riau Beri Penguatan Tupoksi dan Integritas Bagi Petugas Rutan Kelas IIB Dumai
    11 Polresta Pekanbaru Dukung Program Swasembada Pangan Melalui Penguatan Ketahanan Pangan di Tengah Masyarakat
    12 Tim Gabungan URC Satreskrim Polres Pasbar Ringkus Pelaku Penganiyaan di Kecamatan Gunung Tuleh
    13 Pasangan Suami Istri Pelaku Pencurian Rumah Kosong di Pasaman Barat Ditangkap Polisi
    14 Kapolda Sumbar: Bangun Taman Lalu Lintas Menjadi Investasi Jangka Panjang Membangun Generasi Tertib Berlalu Lintas
    15 Polda Sumbar dan Pemprov Gelar Subuh Mubarak, Sinergikan Pendidikan Karakter Serta Gerakan Subuh Berjamaah
    16 Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
    17 Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
    18 Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
    19 Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
    20 Terima Kasih Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar, Ibu Iche Kini Miliki Rumah Layak Huni
    21 Dirlantas Polda Sumbar Resmikan Rumah Hasil Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
    22 Kapolsek Ranah Batahan Tegaskan Komitmen Polri Presisi: Penegakan Hukum Humanis, Profesional, dan Berkeadilan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com