Sidak Berujung Pendatanganan Perjanjian Perbaikan IPAL Beberapa Pabrik Disektor 21
MINGGU, 26-08-2018 - 19:06:19 WIB 👁 42663
SERGAPONLINE.COM JABAR- DANSEKTOR 21 Kol inf Yusep Sudrajat kembali sidak 4 Pabrik bersama dengan Satgas citarum serta didampingi jurnalis dan LSM PMPR Indonesia.diawali Di titik Kumpul dengan PT Gamatex semua Tim Bersinergi mengawali giat Sidak.Sabtu (25/08/18) Di kawasan Cimahi selatan
Kunjungan Sidak diawali menuju PT Mewah Niaga Jaya.setelah kunjungan bangunan IPAL yang mendapatkan prioritas awal mengenai pengambilan Data Dan beberapa permasalahan yang mungkin timbul.pengambilan Sampling Air hasil pengolahan IPAL ini dipetik langsung oleh Kol.Inf Yusep Sudrajat, kedapatan masih ada sedikit keruh ini dapat dilihat pada bak tampungan akhir yang meskipun telah dikeramik warna putih pada lantai dan dingding Bak tetap saja cairan limbahnya masih pekat atau masih kurang jernih Data lain yang didapat adalah Suhu Air olahan IPAL masih agak Panas, secara ilmiah dapat dijabarkan bahwa semakin ringgit suhu Air akan mempengaruhi PH Air limbah tersebut yakni semakin turun PH secara tidak Konstan.
Dalam penerangan langsung Oleh Mr Lee (Pemilik/owner pabrik) menerangkan secara runtut Dan detail mengenai sistem IPAL Yang digunakan pada PT mewah.dibantu penerjemah, Mr Lee mengungkapkan akan menyempurnakan sistem pengolah limbahnya
Setelah Surat pernyataan untuk perbaikan sistem IPAL Di PT mewah, dibuat, Tim menuju pabrik PT SUNSON SAUDARATEX Di jalan cibaligo No. 33 Cimahi.
Diawali sidak menuju bangunan IPAL tersebut didampingi oleh jajaran management perusahaan, serta TIM Konsultan (PT THALITA). Penerangan mengenai bangunan IPAL tersebut diterangkan secara menyeluruh oleh Tim Konsultan penekanan utama dititik beratkan pada penerangan bangunan tambahan baru untuk meningkatkan kapasitas pengolahan hingga dua Kali lipat yang berkisar 3000 m3
Penerangan detail mengenai teknis dan target pelaksanaan project dituangkan dalam Audensi dalam meeting room, Runtut pembahasan ditajamkan oleh wakil LSM PMPRI Indonesia Arief Nurcahyo,ST (Dir Investigasi DPP LSM PMPRI) yang menanyakan detail teknis pada Tim konsultan, hingga pendatanganan pernyataan Sikap perbaikan Sistem IPAL Dari PT Sunson langsung dibuatkan diakhir kunjungan.
Perusahaan terakhir yang dikunjungi Oleh Dansektor 21 beserta Tim, adalah PT Longsun di Jl. Nanjung no 108. Dilaksanakan pengecekan ipal beserta system yang diterapkan. Pengambilan sample hasil pengolahan limbah ini juga langsung diambil boleh Dansektor 21 Kol. inf. Yusep Sudrajat, diambil kesimpulan bahwa air ini masih jauh Dari Kata jernih sehingga Dansektor memaksa untuk membuatkan Surat kesanggupan untuk perbaikan ipal dengan Hanya memberikan spare 7 Hari Kerja. Kekhawatiran pihak pabrik untuk pelaksanaan perbaikan January salaam 7hari timbul dengan Cara pengajuan permohonan tambahan waktu Kerja. DANSEKTOR tidak bergeming atas permohonan tersebut. Beliau Tegas mengatakan bahwa semua pabrik dalam pengawasannya diberikan tenggang waktu Hanya 7 hari Kerja ungkapnya.
(rkc)
Komentar Anda :