Terlanjur Kecewa, Warga Lakukan Aksi Protes Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak dan Berlobang
Sabtu, 22-01-2022 - 12:20:55 WIB 👁 24478
SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Terlanjur kecewa, dan sebagai tindakan aksi protes karena jalan Desa rusak parah yang tidak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, warga Desa Ketapang Mameh, Kecamatan Idi Rayeuk, menanam pohon pisang di jalan berlubang, pada Dini Hari Kamis (20/01/2022).
Jalan rusak / berlobang tersebut di perkiran sudah terjadi semenjak lebih kurang 10 Tahun atau selama 2 periode jabatan Bupati saat ini.
Hal tersebut disampaikan oleh beberapa warga setempat kepada awak media saat berada dilokasi di tanamnya pohon pisang tersebut.
Dengan nada kesal dan kecewa, Boydillah, mengatakan masyarakat disini sudah terlanjur kecewa terhadap Pemerintah Aceh Timur yang tidak kunjung memperbaiki Jalan utama Desanya.
Ia juga menjelaskan, jalan tersebut sebagai jalan akses utama yang terhubung antara 2 desa lain yaitu Desa Ulee Jalan dan Kuala Idi.
"Yang kita inginkan kepada pemerintah kabupaten Aceh Timur, untuk melihat dan prihatin atau lebih fokus terhadap jalan ketapang mameh, karena ini kan daerah ekonomi juga sebagaimana banyak nelayan yang lewat sini juga", Ujar Boydillah dengan nada kesal.
Saat awak media menanyakan sudah berapa lama jalan tersebut rusak atau diabaikan oleh pemerintah, ia menjelaskan sudah 2 priode masa bupati saat ini, berarti lebih kurang 10 tahun lamanya, dan selama itu pula jalan tidak pernah diperbaiki. Tuturnya.
Boydillah juga mempertanyakan, kenapa jalan disana dibuat dan kenapa disini tidak dibuat.
Sebagaimana yang diketahui, jalan tersebut menghubungkan 5 Desa, antara lain Desa Kampong Baro, Tanjong Kapai, Ketapang Mameh, Ulee Jalan, dan Desa Kuala idi.
“Sedangkan untuk jalan desa lainnya sudah pernah diperbaiki, namun untuk jalan yang berada titik Desa Ketapang Mameh, sampai saat ini belum pernah diperbaiki sama sekali oleh pemerintah Kabupaten Aceh Timur, sehingga menimbulkan tanda tanya oleh kami sebagai masyarakat setempat, Kenapa bisa terjadi seperti ituâ€, Tutur Boydillah.
“kami berharap kepada pemerintah kabupaten aceh timur, untuk segera memperbaiki jalan di desa kami,†Harap Boydillah sebagai warga setempa, Kamis Siang (20/01/2022).
Kepala Desa/Geuchik Ketapang Mameh, Akbarullah (30), mengatakan bahwa sebenarnya ini bukan lah satu hal yang wajar, tapi kalau dipikir-pikir pun sudah menjadi satu hal yang wajar, dikarenakan rasa kecewa masyarakat yang sudah lama.
“mereka ingin jalan disini segera dibuat, karena sudah lama bahkan sampai sekarang belum ada rencana diperbaiki,†Jelasnya.
Lanjutnya, selama ini pernah datang dari pada pihak terkait untuk mengambil data atau pun mengecek ke lokasi untuk pembuatan jalan. kira-kira sudah ada dua kali, namun sampai saat ini belum juga diperbaiki jalan nya. Kata Akbarullah.
“Kita juga berharap, cukuplah denga penenaman pokok pisang ini, karena kita juga tidak mau sampai ada tindakan selanjutnya oleh masyarakatâ€, Ujar Geuchik Ketapang Mameh.
Sambung nya, hal yang paling dikhawatirkan, kalau ada ambulan atau pun kebakaran dan musibah lainnya, pasti akan lambat karena hambatan oleh jalan yang rusak. Dan banyak aktifitas warga yang terhambat lainnya seperti orang pergi bekerja, dan lainnya.
"Yang memiliki kendaraan baik itu roda dua dan empat, bahkan tukang ojek dan tukang becak, mereka merasa kewalahan karena kendaraannya selalu rusak dan sebagainya", Tuturnya.
Saat awak media bertanya tentang kecelakaan yang diakibatkan oleh jalan rusak, Geuchik Desa Ketapang Mameh menjelaskan.
“kalau lagi musim hujan, anak-anak sekolah terkadang ada yang pulang lagi karena pakaian nya kotor akibat keceprekaan lumpur dari jalan tersebut, karena malu maka nya mereka pulang, dan akhinya sudah gak masuk sekolahâ€, Tutup Geuchik Ketapang Mameh.
Editor : Edo
Komentar Anda :