Ketika Membahas ADD Tunda Bayar:
Plt Kadis Kominfotik Bantah Tegas Dicecar Saat Ikuti Raker Banggar DPRD Bengkalis
Selasa, 13-08-2018 - 16:13:55 WIB 👁 25989

TERKAIT:
 
  • Plt Kadis Kominfotik Bantah Tegas Dicecar Saat Ikuti Raker Banggar DPRD Bengkalis
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS-Senin kemarin, 13 Agustus 2018, digelar Rapat Kerja Badan Anggaran (Raker Banggar) DPRD Bengkalis.

    Agenda Raker Banggar yang dipimpin Ketua yang juga Ketua Banggar DPRD H Abdul Kadir, dilaksanakan di ruang rapat DPRD Bengkalis. Ikut mendampingi Kadir, Wakil Ketua DPRD dari Partai Golkar, H Indra Gunawan Eet dan dari PDI Perjuangan, Kaderismanto.

    Raker Banggar yang dimulai sekitar pukul 14.45 WIB dan berakhir kurang lebih 2 jam 30 menit kemudian, membahas tentang Realisasi ADD (Alokasi Dana Desa (ADD) tunda bayar tahun 2017.

    Selain dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Bengkalis yang langsun dipimpin ketuanya yang juga Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY, dalam rapat yang sempat terhenti beberapa saat karena mati lampu, Camat dan dua Kepala Perangkat Daerah (PD) di Pemkab Bengkalis, juga mendapat undangan mengikutinya.

    Kedua Kepala PD dimaksud adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Yuhelmi, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Johansyah Syafri .

    Kemudian, hampir 100 Kepala Desa (Kades) dari kecamatan-kecamatan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini, juga mendapat undangan yang sama dan hadir di gedung wakil rakyat kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.

    Terkait Raker Banggar itu, beberapa media online, hari ini, Selasa, 14 Agustus 2018, mewartakan yang salah satu alineanya berbunyi, "Hearing realisasi tunda bayar ADD tahun 2017 berlangsung alot. Selain Sekretaris Daerah Bengkalis yang dicecar berbagai pertanyaan, Kepala Diskominfo (maksudnya mungkin Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis ikut jadi sasaran".

    Alasan Johan, begitu Plt Kadismonfotik itu akrab disapa, ikut jadi sasaran karena dianggap "gagal paham" dan memberikan statement menimbul simpang siur informasinya’.

    Ketika diinformasikan ada pemberitaan menyangkut dirinya itu, Johan hanya tersenyun simpul seraya mengucap istighfar, "astagfirullahaladzim".

    Sebagai yang punya badan, kata Johan, dia ingat betul. Mulai hingga Raker Banggar berakhir, jangankan dicecar, ditanya pun kami hanya sekali. Pertanyaan itu pun sama sekali tak ada kait kelindannya dengan agenda Rapat Banggar.

    Kemudian, pertanyaan itupun bukan dalam kontek komunikasi dua arah secara langsung dengan dirinya.

    "Tapi mengapa jadinya ditulis demikian. Kok kami dikatakan ikut menjadi sasaran. Kenapa bisa jadi begini ya. Ini benar-benar informasi hoax tingkat tinggi. Betul-betul tak sesuai fakta," ujar Johan, dengan nada tanya sambil menggeleng kecil..

    Meski diberitakan begitu, Johan tak mau ambil pusing apalagi menuntutnya. Dia hanya memeilih menggunakan hak jawab sesuai ketentuan tentang pers dan kode etik wartawan Indonesia.

    Sebab bisa jadi yang bersangkutan (penulisnya), paparnya, sama sekali tak memahami makna kata dicecar dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

    "Sebagai objek yang dicecar, tentu ada yang mencecar. Ada subjek (orang lain) yang terus menerus menanyai kami dalam rapat tersebut. Kenyataannya jauh panggan dari api. Bohong itu. Silahkan tanya pada peserta rapat yang benar-benar mengikutinya. Benar tak cakap kami ini," terang Johan.

    Menurutnya, kalau pun dicecar, yang mencecar dirinya tentu bukan sama-sama sebagai pihak yang diundang. Tapi oleh Banggar DPRD Bengkalis sebagai pihak yang mengundangnya dalam Raker itu.

    Seingatnya, saat Raker itu, namanya memang ada disebutkan oleh tiga orang. Pertama oleh Ketua DPRD ketika dirinya memasuki ruang rapat DPRD Bengkalis menuju kursi tempat duduk yang diperuntukan untuk pihak eksekutif.

    Kedua, oleh Kepala Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Pasla. Sebelum menyampaikan aspirasinya atas izin pimpinan rapat, kata Johan, Ketua Ikatan Kades Kecamatan Bantan ini menyempatkan diri menanyakan tentang keberadaannya.

    "Nampaknya pertanyaan Pasla itu bertujuan untuk memastikan kami datang atau tidak dalam rapat itu," duganya.

    Pasla juga, imbuh Johan, meminta kami untuk berdiri serta untuk memberikan sedikit klarifikasi bahwa wartawanlah yang salah mengutip pernyataannya tentang ADD yang diwartawakan wartawan tersebut sebagai Dana Desa (DD).

    "Karena diminta, kami pun berdiri seraya melambaikan tangan. Khususnya kepada para Kades yang ada di arah belakang dan depan tempat duduk kami (di belakang kursi-kursi yang diperuntukkan bagi anggota Banggar)," paparnya.

    Sedangkan yang ketiga, Johan mengaku tidak ingat betul. Alasannya, dia tidak sempat melihat ke arah belakang, karena tengah menuliskan poin-poin yang mengemuka dalam Raker Banggar tersebut di buku kerjanya.

    "Namun dari suaranya kami cukup familiar. Meskipun belum tentu benar, seperti suara Kades Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Sapri. Kami ingat, karena saat beliau masih menjadi wartawan dahulu, pernah konfirmasi dan sering bertemu dengan kami," kata Johan.

    Dirinci Johan, baik Pasla maupun Sapri (kalau Johan tak salah menerka), menyebut namanya bukan dalam bentuk mencecar. Bukan pula dalam bentuk komunikasi atau berbicara dengannya.

    "Keduanya menyebut dan atau menanyakan keberadaan kami (oleh Pasla), masing-masing saat mereka berkomunikasi dua arah dengan Ketua DPRD sebagai pimpinan rapat. Saat itu mereka berdua tengah diberi kesempatan oleh kedua DPRD menyampaikan aspirasinya terkait ADD yang dibahas dalam rapat itu," tutup Johan.



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
  • Unit PPA Polres Kampar Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tapung, Pelaku 18 Tahun Ditangkap
  • Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
  • Harapan kami usulan pertama tetap terlaksana. Perbaikan Jalan Purnama RT 03 RW 01 harus jalan, tegas warga.
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
    03 Unit PPA Polres Kampar Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tapung, Pelaku 18 Tahun Ditangkap
    04 Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
    05 Harapan kami usulan pertama tetap terlaksana. Perbaikan Jalan Purnama RT 03 RW 01 harus jalan, tegas warga.
    06 Polresta Pekanbaru Gelar Razia THM, 17 Pengunjung Jalani Tes Urine
    07 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla
    08 Polres Siak Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkotika Seberat Satu Kilo Di Kecamatan Tualang
    09 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasat Lantas ResPasbar AKP Nanin Aprilia Fitriani Turun Ke Jalan Bagikan Masker
    10 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kapolres Pasaman Barat Turun ke Jalan Bagikan Masker
    11 ?Berantas Tambang Ilegal, Polres Dharmasraya Musnahkan Lokasi PETI di Sungai Kambut
    12 Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan
    13 Polsek Kampar Kiri Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Diduga Ingin Transaksi Narkoba
    14 Hingga Agustus 2026, Program Cek Kesehatan Gratis di Bintan Sasar 63.540 Jiwa
    15 Keberhasilan Program Asta-Cita Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Tampil di Garda Terdepan, Kawal 3 Ton Jagung Petani Hingga ke Bulog
    16 Satreskrim Polres Siak Sigap Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Lubuk Dalam
    17 Tak Kenal Lelah, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar Pimpin Langsung Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Dayun
    18 Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
    19 Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
    20 Kakanwil Dorong Lapas Terbuka Rumbai Siap Optimalkan Ketahanan Pangan
    21 Polda Sumbar Berduka Kabidkum Polda Sumbar Kombes Pol Ahmad Basahil Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Padang
    22 Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com