Desa Pulau Komang Sentajo Raya uji Coba, Varietas Padi Tahan Banjir
Senin, 15-11-2021 - 11:52:28 WIB 👁 38731

TERKAIT:
 
  • Desa Pulau Komang Sentajo Raya uji Coba, Varietas Padi Tahan Banjir
  •  

    SERGAPONLINECOM. TELUKKUANTAN -  Akibat seringnya terjadinya musibah alam yaitu banjir, di kabupaten Kuantan Singingi petani seringkali mengeluhkan atas tanaman padi mereka yang baru dan masih  muda mati karena mengalami banjir dan merendam persawahan

    Hal ini sempat menjadi perhatian oleh kepala BAPPEDALITBANG  Kabupaten Kuantan Singingi  H Ir Maisir beberapa hari yang lalu menemukan  gen khusus varietas padi tahan terendam air yang mencuatkan harapan petani di kawasan yang sering dilanda banjir. Padi ini lah yang sudah di coba direndam selama 12 hari, ternyata mati atau membusuk.

    Pada Dasarnya  Tanaman padi itu golongan tanaman tahan genangan air,   padi biasanya tidak akan mati. Tapi jika terjadi genangan air cukup tinggi akibat banjir  varietas padi biasa tidak   akan mati.
    Kepala Bappeda Litbang kabupaten  Kuansing Ir H Maisir  juga di dampingi oleh Ir. Parlin balai pertanian dari provinsi Riau. Baru-baru ini Sedang mengadakan kegiatan penelitian penanaman padi tahan terhadap  banjir dan rendaman Air kegiatan ini akan di ujicoba untuk pertama kalinya di Kecamatan Sentajo Raya. Desa Pulau Komang Sentajo, Kamis (11/11/2021).

    Pada penanaman padi Padi yang diuji coba tersebut hanya dalam waktu 100 hari setelah ditanam sudah bisa dipanen, ini merupakan temuan baru dalam ilmu pertanian dalam upaya meningkatkan penghasilan dari masyarakat atas kebutuhan bahan pokok tersebut.

    Dalam kegiatan ini sengaja di lakukan uji coba penanaman padi mulai dari penyemaian selama 2 atau 3 hari sesudah mulai tampak tunas barulah disemaikan, semua itu untuk membantu masyarakat setiap desa yang biasanya rawan banjir. Dan untuk itu kepala BAPPEDA Kuansing. melakukan penelitian terhadap padi tahan banjir dan lama terendam.

    "Nah, kami mengadakan penelitian terhadap petani yang objek tanah yang rawan banjir, setelah kita lakukan penelitian dengan dasar kolam yang sudah kita sediakan yang mana nantinya tanaman padi sudah berumur 2 sampai 3 bulan kita coba rendam," kata BAPPEDA Kuansing.

    Kemudian Ir. H. Maisir tambahkan,semoga Penelitian ini benar bermanfaat nantinya, jadi bisa dikelola untuk lahan persawahan yang rawan banjir.

    Ada 5 jenis tanaman padi yang ditanam untuk di uji coba :
    1. Inpara,bono
    2. Inpara,10
    3. Inpara,8
    4. Inpara,3
    5. Inpari,30

    Dengan penelitian ini sudah kami buktikan untuk Ketahanan dan kelebihan dari padi itu, dengan cara di rendam selama 15 hari.

    "Setelah 12 hari lamanya padi ini di rendam, akhirnya kami keringkan kembali dan hasilnya pun terbukti bahwa padi-padi tersebut masih tetap hidup dan semakin menyuburkan malahan dan ini cocok sekali untuk daerah kita Kuansing yang memang ada langganan banjir tiap tahunnya "Jelas Kepala BAPPEDA Kuansing Maisir.

    Maka dari uji coba itu lah kami yakin untuk daerah kita Kuansing akan cocok untuk sosialisasikan kepada para petani yang biasanya masa tanam hanya setahun dua kali, dengan adanya varietas ini bisa tiga kali setahun guna meningkatkan perekonomian masyarakat atas kebutuhan pokok akan beras  tutup Maisir (Rusman)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com