Kepsek SDN Sepuluh Tasik Betung Biarkan Foto Mantan Wakil Presiden H Yusuf Kalla di Dinding Sekolah
Jumat, 01-10-2021 - 18:49:00 WIB 👁 62684
 |
| Foto : Wakil Presiden H. M Yusuf Kalla melekat di dinding sekolah SD Negeri sepuluh tasik betung |
SERGAONLINE.COM SIAK - Kepala sekolah SD Negeri sepuluh tasik betung, di duga biarkan foto Wakil Presiden H. M Yusuf Kalla melekat di dinding sekolah.
Hal ini terlihat dari pantauan Wartawan sergaponline.com ketika berkunjung di sekolah tersebut baru-baru ini. Membuat wartawan bergerak hati mempertanyakan ke dinas terkhait.
Ketikan Media ini melakukan konfirmasi ke Dinas Pedidikan Kabupaten Siak melalui Kepala Bidang SD Negeri Slamet Supriadi di ruang kerjanya pada hari selasa (28/9-2021), Slamet menjawab, bahwa pihaknya tidak mengetahui hal tersebut, pihak dinas sudah menginstruksikan di setiap sekolah bahwa foto Kepala Negara dan wakilnya serta Kepala Daerah harus di pasang di kantor dan di ruang kerja.
Jika hal tersebut terjadi dan masih ada foto wakil Presiden yang lama ya kami tidak tahu. Silahkan konfirmasi ke yang bersangkutan, tutur Slamet.
Ketika di konfirmasi langsung ke Kepala sekolah Miskardi. S.Pd Miskardi menjelaskan bahwa sudah dia pesan foto Wakil Presiden Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin namun belum sampai- sampai di kantor.
Salah seorang Anggota LSM Pemantauan kinerja aparatur Negara. (LSM Penajara) yang berdomisili di kabupaten Siak. Faogeli Gulo, ia menyayangkan kinerja kepala sekolah tersebut. seharusnya ia mengerti bahwasanya Kepala Negara dan Wakil Kepala Negara saat ini sudah memasuki Periode ke 2. dan wakil Persiden pun tidak lagi Pak Yusuf Kalla.
Faogoli minta Kepala Dinas Pendidikan mengefaluasi kinerja kepala sekolah seperti ini. Dan tidak layak menjadi panutan di tengah-tengah Generasi dini.
Menurutnya yang di tunjuk menjadi Kepala sekolah adalah panutan sebagai contoh pada generasi bangsa. Tugas Faogoli.
Jika di biarkan hal demikian maka akan menjadi berdampak pada generasi yang ia didik saat ini. Faogoli berharap kepada Kepala Dinas cari lah orang yang berkualitas sebagai pendidik anak usia dini. Ujar Faogoli. (Alwi)
Komentar Anda :