PT Berdikari Luncurkan Daging BeBest dan Gerai Daging di Ulang Tahun Ke-55
Rabu, 25-08-2021 - 07:45:53 WIB 👁 16078
SERGAPONLINE.COM JAKARTA - PT Berdikari telah resmi meluncurkan dua produk baru, diantaranya BeBest dan Gerai Daging Berdikari. Hal tersebut sejalan dengan upaya BUMN Klaster Pangan untuk mencapai target Indonesia bergizi melalui suplai produk olahan berkualitas.
Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara menyampaikan, ia memanfaatkan momen ulang tahun ke 55 Berdikari untuk peluncuran produk baru ini.
“Berdikari sebagai BUMN, hadir untuk mewujudkan Indonesia Bergizi. Oleh karena itu, kami memilih puncak rangkaian kegiatan ulang tahun ke 55 dengan memperkenalkan BeBest dan Gerai Daging Berdikari,†katanya.
Harry menyatakan bahwa terjun ke segmen ritel melanjutkan langkah Berdikari untuk menjadi BUMN yang tidak hanya sekedar hadir bagi masyarakat, tetapi mampu memberikan kontribusi berharga bagi pemerintah.
Berdikari meyakini, dengan sinergi yang kuat, BUMN Klaster Pangan dapat bersama mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT RNI berharap kegiatan peluncuran produk dan outlet distribusi semakin memperkuat peran Berdikari sebagai penyedia pangan protein hewani kebanggaan Indonesia serta BUMN Klaster Pangan sebagai penyedia kebutuhan pangan yang inovatif.
“Hari ini sektor Peternakan, melalui pengembangan produk retail BeBest setelah sebelumnya dari Sektor pertanian kami hadirkan beras Rania.†Jelas Arief.
Ketua BUMN Klaster Pangan itu juga menambahkan bahwa dengan persiapan menuju Holding BUMN Pangan, RNI telah mempersiapkan inovasi beberapa produk retail pangan untuk kebutuhan pangan pokok masyarakat.
Hal ini menurutnya sejalan dengan tujuan dari pengholdingan bumn pangan yakni sejalan dengan visi misi Pemerintah dalam transformasi sektor pangan.
Kemudian, itu diharapkan mampu meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan Petani, Nelayan, atau Peternak yang perlu ditingkatkan karena selama ini baik nilai tukar petani, nelayan maupun peternak masih relatif kecil. (RLS)
Komentar Anda :