Direktur PT CRS Citra Riau Serana Mangkir Lagi Saat Diundang Pemkab Kuansing
Kamis, 15 Juli 2021 - 22:08:42 WIB

TERKAIT:
 
  • Direktur PT CRS Citra Riau Serana Mangkir Lagi Saat Diundang Pemkab Kuansing
  •  

    SERGAPONLINE.COM TELUK KUANTAN - Direktur PT Citra Riau Serana (CRS) tidak menghadiri undangan rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi, Riau
    yang berlangsung di Ruang Multi Media Kantor Bupati Teluk Kuantan, Kamis (15/7/ 2021).

    Alasannya, karena sedang menemani keluarga yang sedang sakit. Namun demikian, Direktur PT CRS telah mengutus tujuh orang untuk menghadiri acara tersebut untuk memberikan keterangan secara lengkap tentang kelengkapan izin operasional perusahaan.

    Wakil Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengatakan, walaupun Direktur PT CRS tidak hadir, rapat ini tetap dilanjutkan. Dan, ini merupakan undangan yang ketiga kalinya, tentunya berharap agar perusahaan melengkapi semua kekurangan perizinan.

    "Kewajiban PT CRS harus dilengkapi, baik itu IMB, AMDAL, izin operasional PKS, " katanya. Kekurangan itu, banyak ditemukan oleh instansi terkait di Kuansing, oleh karena itu, meminta manajemen PT CRS segera melengkapi.

    Karena, Pemerintah Daerah (Pemda) harus menegakkan aturan, sehingga seluruh perusahaan legal, termasuk PT CRS yang beroperasi di wilayah Kuansing.

    Perlu diketahui bahwa sebelum acara dimulai, Suhardiman Amby langsung meminta pihak manajemen perusahaan untuk menyerahkan kelengkapan legalitas kepada Pemerintah Daerah Kuansing.

    Permintaan itu, dipenuhi dan diserahkan langsung oleh pihak perusahaan dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Suhardiman Amby.

    Seperti izin IMB, PKS, HGU dan AM\DAL perusahaan. Namun sangat disayangkan Andal perusahaan tidak dibawa oleh PT CRS dan mengakui bahwa Andl Lalin juga belum ada.

    Menurut Wakil Bupati Suhardiman, luas perkebunan sawit perusahaan diduga melebihi HGU yang ada, oleh karena itu perlu di ukur ulang.

    Pada kesempatan itu, pihak perusahaan yang di Wakili oleh Humas PT CRS, Erwin mengatakan, awalnya areal perusahaan adalah HPL Transmigrasi tahun 1981 seluas 12.000 hektar, areal itu berdasarkan izin yang dikeluarkan oleh Mentri Dalam Negeri (Mendagri).

    Setelah itu, ada perubahan menjadi 22.439, 5 hektar dengan rincian izin perinsip seluas 7.500 hektar dan pola kemitraan seluas 15.000 hektar. "Untuk saat ini, luas HGU 2.291 hektar, dengan pola KKPA 10.000 hektar, " sebutnya.

    Selain itu, pihak perusahaan memiliki tiga pabrik, semua membutuhkan buah sawit sebagai bahan baku. Yakni PKS CITRA 1, dengan kapasitas 60 ton perjam diambil berasal dari kebun plasma, PKS CITRA 2, dengan kapasitas 45 ton perjam dan PKS CITRA 3 dengan kapasitas  30 ton perjam

    Dan, Humas PT CRS Erwin mengakui bahwa hingga setakat ini perusahaan juga belum memiliki Andal lalu lintas."Kami siap berkoordinasi, melengkapi kekurangan kelengkapan perizinan, " janjinya.

    Sebagaimana terlihat, rapat bersama ini dihadiri oleh Instansi terkait yakni, Satpol PP, Dinas Pertanian, Bapenda, Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup.

    Acara dijadwalkan pukul 10.00 WIB, molor menjadi pukul 11.00 WIB, semua berjalan lancar dan selama lebih dari dua jam. Selesai acara Humas PT CRS justru enggan dikonfirmasi ulang alasannya sakit.(rilis/RM)



     
    Berita Lainnya :
  • Direktur PT CRS Citra Riau Serana Mangkir Lagi Saat Diundang Pemkab Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2018 SergapOnline.com, all rights reserved